Hukum Pidana

Jenis Penahanan Dalam KUHAP

doktorhukum.com – Dalam Hukum Acara Pidana (KUHP), penahanan adalah salah satu kewenangan yang diberikan penyidik untuk menahan seseorang tersangka yang di dasarkan alasan subjektif dan objektif. Alasan subjektif tersebut adalah: Tersangka atau terdakwa dikhawatirkan akan melarikan diri; Tersangka atau terdakwa dikhawatirkan menghilangkan barang bukti; dan Tersangka atau terdakwa dikhawatirkan mengulangi perubatan pidana yang disangkakannya. Alasan objektif adalah Tindak pidana  …

Jenis Penahanan Dalam KUHAP Selengkapnya »

Penipuan dan Penggelapan Menurut Hukum

doktorhukum.com – Pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai TIPU GELAP (Penipuan atau Penggelapan) menurut hukum. Kita semua pasti sering mendengar istilah Tipu Gelap ini, terutama ketika kita melakukan bisnis dengan rekanan bisnis. Dalam ilmu hukum TIPU GELAP ini diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Pasal 378 tentang Penipuan dan Pasal 372 tentang …

Penipuan dan Penggelapan Menurut Hukum Selengkapnya »

Alasan Penangguhan Penahanan Untuk Tersangka / Terdakwa Yang Ditahan

doktorhukum.com – Penahanan dapat diartikan hilangnya hak tersangka atau terdakwa mendapatkan kebebasan untuk sementara waktu karena diduga melakukan tindak pidana. Apabila mengacu pada KUHAP, maka Pasal 1 angka 21 menyebutkan Penahanan adalah : “Penempatan tersangka atau terdakwa di tempat tertentu oleh penyidik, atau penuntut umum atau hakim dengan penetapannya, dalam hal serta menurut cara yang …

Alasan Penangguhan Penahanan Untuk Tersangka / Terdakwa Yang Ditahan Selengkapnya »

Alasan Diberatkannya Hukuman Pidana Seorang Terdakwa

doktorhukum.com – Secara umum, suatu rumusan tindak pidana, setidaknya memuat rumusan tentang : Subyek hukum yang menjadi sasaran norma tersebut (addressaat norm); Perbuatan yang dilarang (strafbaar), baik dalam bentuk melakukan sesuatu (commission), tidak melakukan sesuatu (omission) dan menimbulkan akibat (kejadian yang ditimbulkan oleh kelakuan); Ancaman pidana (strafmaat). Dasar pemberatan pidana umum ialah dasar pemberatan pidana …

Alasan Diberatkannya Hukuman Pidana Seorang Terdakwa Selengkapnya »

Alasan Dihentikannya Penyidikan Perkara Pidana atau SP-3

doktorhukum.com – Dalam suatu perkara pidana, terkadang kita mendegar Istilah SP-3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan). Pada dasarnya istilah “SP-3” ini mengandung makna bahwa suatu perkara pidana dinyatakan telah dinyatakan dihentikan oleh penyidik (penegak hukum) dengan alasan-alasan yang dibenarkan oleh KUHAP. Namun, tidak semua perkara pidana dapat dihentikan atau dikeluarkan SP-3. Khusus untuk perkara berkaitan dengan …

Alasan Dihentikannya Penyidikan Perkara Pidana atau SP-3 Selengkapnya »

Alasan Diringankannya Suatu Hukuman Pidana

doktorhukum.com – Tujuan pemidanaan saat ini tidak dapat hanya dilihat sebagai aspek pembalasan (absolut) ataupun aspek pencegahan (relatif). Barda Nawawi Arief mengungkapkan perkembangan tujuan pidana sebagai berikut:[1] Dilihat dari aspek Perlindungan terhadap kejahatan, maka tujuan pidana adalah penanggulangan kejahatan; Dilihat dari aspek Perlindungan terhadap pelaku, maka tujuan pidana adalah Perbaikan si Pelaku (mengubah tingkah laku). …

Alasan Diringankannya Suatu Hukuman Pidana Selengkapnya »

Jenis-Jenis Tindak Pidana Korupsi Berdasarkan UU Tipikor

doktorhukum.com – Tindak pidana korupsi itu dalam perspektif the man in the street pasti hanya mengacu pada perbuatan merugikan keuangan negara saja, padahal jika membaca secara menyeluruh Undang-Undang Nomor Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana dimaksud pada UU No. 31 Tahun 1999  jo. UU No. 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (selanjutnya disebut “Undang-Undang …

Jenis-Jenis Tindak Pidana Korupsi Berdasarkan UU Tipikor Selengkapnya »

Alasan Penghapus Pidana Dalam KUHP dan Luar KUHP

doktorhukum.com – Dibawah ini akan diuraikan mengenai alasan-alasan sehingga pidana tersebut hapus yang diatur dalam KUHP dan yang diatur diluar KUHP, dijelaskan sebagai berikut : I. Alasan Penghapus Pidana dalam KUHP Dalam KUHP tidak ada disebutkan istilah-istilah alasan pembenar dan alasan pemaaf. Bab ketiga dari buku pertama KUHP hanya menyebutkan alasan-alasan yang menghapuskan pidana.[1] Dalam …

Alasan Penghapus Pidana Dalam KUHP dan Luar KUHP Selengkapnya »

Percobaan dalam Perkara Pidana

doktorhukum.com – Dalam ilmu hukum pidana dikenal adanya teori-teori tentang dasar dapat dipidananya percobaan tindak pidana. Teori-teori tentang dasar dapat dipidananya percobaan dapat dibedakan atas teori percobaan yang obyektif dan teori percobaan yang subyektif. Pendukung teori percobaan obyektif antara lain D. Simons, sedangkan pendukung teori percobaan yang subyektif antara lain G.A. van Hamel. Mengenai kedua …

Percobaan dalam Perkara Pidana Selengkapnya »

Sanksi Untuk Mereka Yang Mengulangi Melakukan Tindak Pidana

doktorhukum.com – Menurut KUHP, Residivis atau pengulangan kejahatan masuk dalam ketegori yang dapat di memberatkan pidana dan dapat penambahan hukuman, berdasarkan pasal 486,487 dan 488.  Residivis berasal dari bahasa Prancis yang di ambil dua kata latin, yaitu re dan co, re berarti lagi dan cado berarti jatuh. Recidivis berarti suatu tendensi berulang kali hukum karena …

Sanksi Untuk Mereka Yang Mengulangi Melakukan Tindak Pidana Selengkapnya »